[REVIEW] PRELO : Apps for Preloved items

Hai readers, kalian sudah pada tahu Prelo belum?
Prelo adalah salah satu dari sekian banyak aplikasi jual beli barang bekas yang ada sekarang ini. Jangan takut kecewa dengan barang-barang bekas yang dijual disini. Karena Prelo menjual barang-barang bekas yang asli alias NO KW!. Dan juga, Prelo akan memberikan garansi keamanan berbelanja dan jaminan uang kembali jika tejadi hal-hal yang tidak sesuai, so customer dijamin tidak akan kecewa. Jadi buat kalian yang suka berburu brand-brand ternama namun dilanda low-budget kalian bisa belanja preloved items (second-hand) nya di Prelo. Kalian juga bisa menjual barang-barang preloved kalian disini.
Aman. Berkualitas.


Dengan aplikasi ini, sangat memudahkan saya untuk menjual atau membeli barang bekas. Ada beberapa alasan yang membuat saya memilih Prelo sebagai media untuk menjual barang preloved saya, yaitu :


AUTENSITAS

Prelo sangat menghargai dan melindungi hak kekayaan intelektual. Oleh karena itu, Prelo sangat selektif dengan produk yang mereka terima. Artinya, Prelo hanya menerima barang-barang yang asli alias NO KW. Ini bertujuan demi kepuasan dan kepercayaan pelanggan.

AMAN

Prelo menjamin keamanan transaksi bagi penggunanya. Selain itu, Prelo juga melayani pengembalian uang kalau terjadi kendala saat berbelanja.

LAYANAN CEPAT

Dengan aplikasi Prelo yang dilengkapi layanan pelanggan, akan memudahkan kita dalam berjualan atau berbelanja di Prelo. Karena fitur di aplikasinya lengkap dan mudah digunakan. Kalau kita menemukan kendala saat bertransaksi, kita bisa menghubungi Customer Service yang akan siap membantu. Customer Service bertugas dari hari Senin - Jumat mulai pukul 09.00 WIB - 18.00 WIB yang bisa kita hubungi melalui email, telepon, line atau whatsapp.

SOSIAL

Prelo memfasilitasi interaksi antar pengguna. Dan Prelo selalu menghimbau para penggunanya untuk membagikan pengalaman berhasil menggunakan layanan di situs atau aplikasi Prelo. Dengan saling berbagi pengalaman ini diharapkan para pengguna tidak perlu khawatir lagi untuk bertransaksi jual beli barang bekas bersama Prelo. Masih kurang yakin? Simak pengalaman seru para penjual di Blog Prelo #MeetTheSeller

GREEN MONEY

Prelo sangat peduli dengan lingkungan. Bersama aplikasi Prelo, kita bisa ikut serta mengkampanyekan 3R yaitu Reduce, Reuse, Recyle demi mengurangi kerusakan bumi. Karena dengan menjual barang preloved, otomatis barang kita yang sudah tidak terpakai akan berkurang. Bisa saja orang lain lebih membutuhkan barang tersebut. Bonusnya,kita bisa dapat tambahan penghasilan deh. Seru kan!!

PSP (Prelo Student Partner)

Selain sebagai layanan e-niaga, Prelo juga mengajak anak-anak muda untuk berkreasi dan melatih anak-anak muda untuk bersosialisasi. Pasalnya, Prelo memiliki program PSP (Prelo student Partner) yang dapat menjalin hubungan mahasiswa antar beberapa kampus. Melalui program PSP, Prelo memberikan kesempatan kepada semua mahasiswa yang kreatif dan bersemangat untuk mengembangkan diri dan belajar lebih banyak di dunia start up.

Program ini tentu sangat bermanfaat bagi kaum muda untuk menambah pengalaman, memperluas hubungan sosial dan mempersiapkan diri untuk menjadi anak muda yang berkarya di era digital sekarang ini.

Sekarang giliran kamu merasakan atmosfer jual beli di prelo sekaligus menjadi anggota Prelo Student Partner. Follow instagram Prelo untuk mendapatkan info-info terbaru.



Aplikasinya bisa di unduh melalui Google Play dan App Store. Fiturnya pun mudah digunakan dan pastinya menyenangkan. Ada beberapa kategori yang dapat memudahkan kita dalam mencari barang.
Unduh sekarang dan rasakan nikmatnya jual beli barang bekas di Prelo.



BROWN CANYON (SEMARANG)


Jika diluar negeri tepatnya di Amerika ada Grand Canyon, di indonesia juga terdapat sebuah tempat yang menyerupai Grand Canyon.Tempat tersebut yaitu Brown CanyonBrown Canyon mulai terkenal di kalangan masyarakat Semarang sejak tahun 2014. Brown Canyon sendiri sebenarnya adalah area penambangan.Tempat ini tadinya merupakan sebuah perbukitan yang sudah lebih dari 10 tahun dilakukan kegiatan pengerukan tanah urug, penggalian padas dan pasir. Jadi, tempat tersebut 

merupakan tempat sebagai proyek galian C. Karena tadinya setiap hari dalam sekian tahun dilakukan pengerukan dan pengambilan material, maka terbentuklah tekstur tebing yang unik yang mirip dengan “GRAND CANYON”.
Tebing-tebing terbentuk karena tidak semua bukit menjadi area proyek galian, sehingga di perbatasannya terbentuk tebing-tebing seperti saat ini. Menurut informasi dari penduduk sekitar, bagian yang membentuk tebing-tebing itu sangatlah keras, dan perlu peralatan mesin keruk yang canggih untuk bisa mengeruknya.
Sebenarnya sebutan nama BROWN CANYON di Semarang ini adalah sebutan populer bagi para pengunjung lokasi ini. Kalau kita bertanya kepada kebanyakan penduduk sekitar, banyak dari mereka yang kurang familiar dengan sebutan itu, mereka lebih tahu dengan sebutan “Padas Keruk” (bekas bukit yang dikeruk, yang menyisakan tanah padas).
Jadi nama BROWN CANYON mungkin artinya tebing-tebing seperti di Grand Canyon yang berwarna coklat padas. Nama BROWN CANYON menjadi populer, mana kala pengunjung banyak yang mengunggah hasil foto-foto mereka di akun sosial media.

BROWN CANYON terletak di daerah Rowosari, Meteseh, Tembalang, Semarang, tempat yang lumayan jauh dari pusat keramaian kota Semarang.
 
Brown Canyon sangat terkenal di kalangan pecinta Fotografi, karena memang tempat ini menawarkan Obyek Fotografi yang sangat unik, indah dan menawan, tidak heran banyak para photografer yang berdatangan ke tempat ini.

Berikut Rute menuju lokasi BROWN CANYON Semarang. 

- Dari arah timur (Purwodadi), setelah melewati bekas pasar Mranggen, ada perempatan, ambil arah ke kiri (Jalan Raya Batur Sari) lurus terus ikuti jalan, sampai terakhir masuk desa Dongko dan akan tiba di lokasi.

- Dari arah Simpang Lima, menuju ke Pedurungan, setelah sampai di pertigaan Polres Semarang Timur bisa belok kanan melewati jalan Fatmawati menuju RSUD Kota Semarang (Ketileng), kemudian mengambil arah kiri (arah perum Klipang) dan menuju lokasi Klipang Golf. Setelah sampai Klipang Golf, lanjutkan dengan melewati jembatan besi, setelah itu akan ada pertigaan ke arah selatan (belok kanan). Lurus saja kurang lebih 2 KM Anda akan melihat keindahan Brown Canyon Semarang.
- Juga bisa, dari arah Simpang Lima, menuju ke Pedurungan, pertigaan Polres Semarang Timur lurus terus ke arah Mranggen atau arah Purwodadi, ada pertigaan belok kanan menuju ke Stasiun TVRI Jawa Tengah, Pucang Gading. Jalan menuju Stasiun TVRI menanjak lalu belok kiri ikuti jalan perumahan dan akan ketemu jalan Raya Batur Sari belok ke kanan, lurus dan sampai lokasi.
 

Persiapan Menuju BROWN CANYON
- Waktu yang tepat untuk berkunjung ke Brown Canyon, Sebaiknya pagi atau sore hari, karena selain pemandangan bagus, kalau siang hari panas sekali karena tidak ada pohon dan debu debu beterbangan. Karena tempat ini merupakan tempat panambangan bahan material dan masih aktif maka datanglah pada waktu diluar jam kerja, jika terpaksa harus datang disaat jam kerja maka jangan lupa persiapkan masker atau slayer sebagai penutup mulut dan kacamata. 
- Karena kondisi jalan pedesaan yang cukup berdebu dan bergelombang maka gunakanlah sepeda motor yang fleksibel, mobil offroad, mobil standar asal tidak mobil sport seperti “Ferrari” atau jika menyukai tantangan Anda bisa menggunakan “Motor Trail”, dan “Sepeda Gunung”. 
- Untuk fasilitas seperti toilet, tempat ibadah, dan lain-lain juga tidak akan ada. Untuk melengkapi akomodasi dan kebutuhan tersebut, lokasi ini lumayan dekat dengan desa, jadi bisa bertandang ke rumah warga atau ke masjid/mushola.
- Selalu berhati-hati, karena jalan berpasir, banyak tanjakan dan turunan curam dengan samping kanan jurang bekas galian. 
- Jangan terlalu dekat atau berada di bawah tebing, untuk menghindari bahaya reruntuhan.






 
©Suzanne Woolcott sw3740 Tema diseñado por: compartidisimo