Hola gaes..
Apa kabs ??
Aku mau nulis tentang cerita perjalanan aku dan teman2 mendaki gunung Sibuatan yg terletak di Desa Nagalingga, Merek, Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara.
Gunung Sibuatan merupakan gunung tertinggi di tanah Sumatera Utara dengan ketinggian mencapai 2.457 MDPL, mengalahkan ketinggian Gunung Toba, Gunung Sibayak, dan Gunung Sorik Marapi. Secara titik ketinggian Gunung Sinabung sebenarnya melebihi ketinggian gunung Sibuatan, Sinabung memiliki ketinggian mencapai 2.460 MDPL, tetapi Sinabung merupakan Gunung Berapi aktif, sehingga puncaknya dapat berubah-ubah, dengan demikian puncak tertinggi tetap dimiliki oleh Gunung Sibuatan.
*udah lah kebanyakan basa-basi kkkk
Pada tanggal 21 Agustus 2016 kemarin, aku bersama tim mencoba menaklukkan puncak Gunung Sibuatan, terdiri dari 10 orang.
Pendakian diawali dengan berkumpul di titik temu (rumah temen haha) nah berhubung aku cewe sendiri (baca; istimewa) jadi aku dijemput kerumah sekitar pukul 05.00 wib.
Oh ya.. Berhubung kami sewa angkot jadi aku ga bisa kasih rincian harga transport kesana ya muehee :3
Kamipun berangkat dari Perbaungan(Serdang-Bedagai) langsung menuju ke lokasi. *langsung ya ga pindah pindah angkot.
Celakanya, si abang angkot gatau kemana arah pasti tempat tujuan *lha apalagi kami..
Tujuan ke Gunung Sibuatan kami malah nyasar ke Gunung Sinabung *mana sinabung nya lagi rawan nih (baca; erupsi)
Cerita demi cerita ditambah rasa kesal karena harus menunggu lama *udah kayak digantungin doi halahh kamipun memutuskan buat gunain gps, disitu aku langsung berceletuk "oalaaah kenapa gak dari tadi"
Setelah bekoak betekak sampe nanyak kakak-kakak yang malah bikin kami makin nyasar akhirnya sampai juga ditempat tujuan pd jam 9an *dari subuh loh ya, bisa dibayangkan gimana pegal nya kami duduk di angkot.
Oh ya, mungkin (mungkin yah) kalo kalian naik kendaraan umum kalian bakal diturunin di simpang gang aja, so harus jalan kaki kedalam untuk mencapai pos pendakian sekitar 2km.
Registrasi pendakian Rp.10.000/org
Jangan lupa cantumkan di buku registrasi nama lengkap dan no hp keluarga yg dpt dihubungi (jaga jaga aja)
Ranger sekitar Rp.250-350 rb (tergantung kalian nego nya)
Lanjuttt.... *setelah banyak kombur di pos pendakian
Here we go!!! Berang-berang bawa berkat, berangkaaaaat!!
Celakanya *lagi
Belum ketemu shelter 1 salah satu teman aku ada yg ga kuat untuk melanjutkan perjalanan, alhasil dia harus diantarkan ke bawah (pos pendakian) lagi.
Disitu aku langsung merasa gak yakin untuk melanjutkan, ngos-ngosan nya kerasa bgt -_-"
Aku sanggup gak yaa.. (dalam hati)
Shelter demi shelter dilalui, melewati hutan lumut, hutan pandan, memanjat akar-akaran pohon dengan jalanan berlumpurnya dan cuaca dingin menusuk kulit *biar gak panjang cerita*
Taraaaa... nyampe jugaaaa di shelter 5
Tapi pas di shelter 4 menuju shelter 5 hujan turun jadinya kehujanan dan basah basah jambu lah.
Lama nya perjalanan meleset 1 jam.
Perkiraan kami memakan 8 jam berhubung banyak istirahat dijalan jadi 9 jam.
Perlu diketahui bahwa, pada hari itu cuma tim saya yg berangkat mendaki gunung tsb. *iya sendiri tiada yg menenani
*malam berlalu*
Tak ada kokok ayam pertanda pagi disini, hanya sepercik cahaya emas yg muncul dari sisi timur menyinari penuh Danau Toba yg tak bisa kami nikmati pada masa itu berhubung kabut sangat tebal *mungkin karena sinabung lagi erupsi *gatau juga sih
![]() |
| ga dapat sunrise, sunlight pun jadi |
Dan
Jeng-jeng
Jam menunjukkan angka 3 which is it means ..... Yeay 4 jam perjalanan turun *kehebohan gak jelas
Kamipun mulai bersih-bersih di sungai kecil dengan air dingin di dekat pintu rimba dan bersiap2 pulang ke rumah.
Such a wonderful trip.
Udah lama bgt pengen mendaki gunung ini tapi baru kesampaian sekarang.
Thanks to Allah, thanks to teman2 (sapma pp sergai)
Last but not least thanks to Indonesia, a beautiful place.














0 comments:
Post a Comment