Alhamdulillah selamat kepada teman-teman yang telah terpilih untuk berjuang di tahap selanjutnya.
"janganlah dulu menepuk dada, perjuangan belum lagi usai"
Di sini saya tak akan menceritakan proses panjang yang saya lalui hingga bisa lolos beasiswa Turki karena cerita saya memperoleh beasiswa ini terlalu panjang dan dramatis..:D
Saya hanya akan memberikan gambaran ringkas mengenai wawancara beasiswa Turki kemarin.
***
Malam itu, tepat tanggal 18 Mei 2016 saya lihat whatsapp dan mendapat berita kalau "akhirnya" email undangan interview turki sudah keluar.
saya langsung buka email daan...... jeng jeng.... I got nothing, maupun email penolakan teteup gak ada masuk apapun.
saya udah lemesss, waduh gak dapet..
langsung saya refresh terus email saya, berharap dapet
akhirnya..
saya melihat email keramat yang bikin saya nangis bahagia wkwk *lebay dikit
Tepat pada hari kamis, 26 Mei 2016 saya menginjakkan kaki di Turkish Embassy. saat itu saya tiba disana pada pukul 12.00. saya tiba lebih awal dari jadwal untuk mengantisipasi segala kejadian yang tak terduga, sekalian manatau bisa masuk duluan tapi ternyata gak bisa seperti itu haha, karena sudah ada jam-jam nya.
alhasil saya menunggu sambil mendengarkan cerita dari teman2 yang sudah dapat giliran interview (dan hal ini makin bikin jantung mau copot)
oh ya, sebelum masuk ke dalam gedung kita harus melewati pos
satpam terlebih dahulu di pos kita harus mengisi semacam daftar hadir dan
meninggalkan barang bawaan kita di situ termasuk hp, tas dan lainnya. kita
hanya diperkenankan membawa dokumen-dokumen. setelah itu pak Satpam yang baik
hati (kebetulan orang medan dan sama-sama orang batak. HORAS BAH!) akan
mengantarkan kita menuju ruang tunggu untuk selanjutnya menunggu giliran
wawancara.
***
setelah cukup lama menunggu akhirnya tibalah giliran saya
masuk menuju ruang interview. langkah demi langkahpun saya lalui dengan tenang
dan bibir tiada henti berkomat-kamit mengucap doa agar diberi ketenangan dan
kelancaran.
"Bismillah..."
saya pun masuk ke ruangan interview disambut dengan 2 senyuman khas Turki dan mereka bertanya sebelum mempersilahkan saya duduk "kamu interviewee jam 3?" (english ya) dan tetiba saya menjawab "IYA" (harusnya kan yes) pada saat itu akibat gerogi melihat interviewer nya yang cakep-_-" GUBRAKKK!! (duh mati aku)
Berikut kurang lebih rincian wawancara saat itu :
1. Memperkenalkan diri. Ini adalah hal yang tampak sederhana yang sering kita sepelekan. Pada saat memperkenalkan diri adalah saat yang jitu bagi pewawancara untuk menilai kita. Buat kesan pertama yang menyenangkan. Saat itu saya tidak langsung menyebutkan nama saya, tapi saya katakan pada mereka bahwa saya merasa special dan bahagia karena saya berkesempatan untuk bertemu mereka. Kemudian Saya menyebutkan nama dan saya lanjutkan dengan menceritakan tentang pengalaman dan aktivitas saya (tentunya yang memancing perhatian mereka agar tertarik untuk melirik saya..haha).
Dan mereka mulai terpancing, dengan sedikit basa-basi mereka bertanya soal aktivitas saya di OSIS. sepertinya mereka mulai antusias, hmmm
2. Kenapa Saya Memilih Turki. Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang menjebak, memang segala pilihan itu harus ada alasanny Sebab-musabab nya, jadi disini saya berusaha untuk memberikan jawaban yang anti mainstream agak putis dengan dibumbui sedikit cerita tapi tidak terkesan alay. Jawaban saya mengalir begitu saja tanpa ada rekayasa di dalamnya. Dengan mata biru yang berbinar-binar salah satu interviewer menyimak dengan penuh antusias setiap perkataan yang keluar dari mulut saya. sedangkan yang satu lagi sibuk mengecek dokumen-dokumen yang saya bawa.
3. Kenapa Memilih Jurusan Itu. pada pertanyaan ini mereka ingin menilai apakah jurusan yang kita ambil itu sesuai dengan kita atau tidak dan mereka juga akan melihat tempat yang cocok untuk kita itu dimana pada pertanyaan ini. Mereka juga pasti akan bertanya seputar pengetahuan umum mengenai bidang yang kita ambil. atau bahkan kadang pertanyaannya di luar dugaan. jadi, persiapkan segala kemungkinan.
4. Rencana Masa Depan Setelah lulus. Disinalah saat yang tepat untuk menceritakan tentang segala rencana-rencana gemilang yang akan kita lakukan. saat itu saya benar-benar bercerita panjang lebar tentang impian saya. tentang Tanah Air tercinta. tentang semuanya. Tentang impian besar untuk membangun Indonesia. dan berbagai impian lainnya.
5. Apakah saya sudah kuliah di Indonesia. Mereka bertanya apakah kita sudah kuliah di Indonesia, atau sudah mendaftar di Universitas di Indonesia. Lalu jurusan apa yang dipilih di Indonesia. Dan sederet pertanyaan lainnya yang berhubungan dengan dunia perkuliahan.
6. Pertanyaan Seputar Jurusan atau Universitas yang kita isi di Form online. Ini berhubungan dengan form online yang kita isi saat pendaftaran. Jika kita mengisi jurusan yang berbeda-beda pada form online maka mereka pasti akan bertanya tentang itu_bahkan jika kita mengisi sama pun juga mereka akan bertanya_.
7. Buku apa saja yang kamu baca. Mereka akan menanyakan buku apa saja yang kamu baca (yang benar-benar dibaca dan paham isinya) karena mereka akan menanyakan seluk beluk buku tersebut dan apa manfaatnya di dalam kehidupan kamu.
Sebenarnya masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang mereka tanyakan saat itu tapi beberapa poin diatas adalah intinya. Segala pertanyaan saat wawancara itu mengalir begitu saja sesuai dengan jawaban yang kita utarakan. Dan pertanyaannya tak akan jauh-jauh dari form online yang kita isikan saat mendaftar dahulu.
***
Note:
- Berlatihlah komunikasi dalam bahasa inggris, karena saat wawancara itu 100% menggunakan bahasa Inggris, yang mewawancarai tiga orang Turki langsung dan mereka tidak bisa berbahasa Indonesia. (kebetulan saya cuma 2 orang)
- Lihatlah kondisi dan lokasi tempat wawancara sehari sebelum jadwal wawancara, pastikan kamu sudah tahu tempatnya.
- Datanglah lebih awal dari jam yang tertera di jadwal agar bisa lebih tenang dan konsentrasi.
- Pelajari kembali tentang apa yang telah kita isi di form online saat mendaftar dulu, kalau perlu di print karena pertanyaan tidak akan akan melenceng jauh dari itu.
- Tambahlah wawasan mengenai jurusan yang kita pilih, karena biasanya mereka akan bertanya seputar wawasa umum tentang jurusan itu seperti contohnya teman saya yang mengambil jurusan sastra dia ditanya tentang beberapa buku sastra, teman saya yang mengambil jurusan jurnalistik dia ditanya juga mengenai berita-berita terbaru dan hangat di kancah nasional, internasional, dan tentu berita seputar Turki. Lalu ada juga teman saya yang mengambil jurusan Ilahiyat, dia diminta untuk qira'ah, kemudian diberi beberapa pertanyaan lainnya seputar jurusan itu.
- Bawa semua dokumen-dokumen yang kita gunakana untuk mendaftar pastikan tidak ada yang tertinggal. Sertakan juga berbagai karya yang telah dihasilkan (jika ada).
Di depan tempat kita duduk itu ada kamera kecil yang siap merekam setiap ekspresi dan ucapan kita. Jadi, santai dan jangan tegang.
Selamat berjuang semoga sukses :)











0 comments:
Post a Comment